Perbedaan Raydium dan Oasis Network: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp104,01 (kapitalisasi pasar Rp823,65M, volume 24 jam Rp25,18M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Oasis Network, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 7,9B / 10B ROSE (80%) milik Oasis Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Oasis Network selama 59 Hari.
| RAY | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp823,65M |
Volume (24h) | Rp228,92M | Rp25,18M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →