Perbedaan Raydium dan Ronin: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M), sedangkan Ronin diperdagangkan di Rp982,44 (kapitalisasi pasar Rp762,53M, volume 24 jam Rp59,94M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Ronin, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 772,4M / 1B RONIN (78%) milik Ronin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Ronin selama 52 Hari.
| RAY | RONIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp762,53M |
Volume (24h) | Rp228,92M | Rp59,94M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 772,4M / 1B RONIN (78%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →