Perbedaan Raydium dan RedStone: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp1.968 (kapitalisasi pasar Rp885,08M, volume 24 jam Rp59,29M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar RedStone, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 448,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| RAY | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp885,08M |
Volume (24h) | Rp228,92M | Rp59,29M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 448,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →