Perbedaan rats (Ordinals) dan Turtle: rats (Ordinals) diperdagangkan di Rp0,6743 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp31,43M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp771,52 (kapitalisasi pasar Rp119,21M, volume 24 jam Rp19,15M). Perbedaan utamanya: suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan rats (Ordinals) terus bertambah, dan rats (Ordinals) lebih aktif diperdagangkan (Rp31,43M vs Rp19,15M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan rats (Ordinals) selama 9 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| RATS | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp119,21M |
Volume (24h) | Rp31,43M | Rp19,15M |
Suplai yang Beredar | -- | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
RATS adalah token meme unik terinspirasi dari tikus, dibangun di blockchain Bitcoin, dan mengikuti standar token BRC-20. Sebagai token BRC-20, RATS memungkinkan pengguna Memean, mengidentifikasi, dan menulis konten digital ke satoshi, unit terkecil Bitcoin, untuk menciptakan artefak digital.
Selengkapnya di halaman RATS →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →