Perbedaan SuperRare dan ZETA: SuperRare diperdagangkan di Rp210,53 (kapitalisasi pasar Rp173,95M, volume 24 jam Rp253,56M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: SuperRare jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 187,8M / 1B ZEX (19%) milik ZETA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan ZETA selama 10 Hari.
| RARE | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp173,95M | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp253,56M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →