Perbedaan SuperRare dan ZeroLend: SuperRare diperdagangkan di Rp231,16 (kapitalisasi pasar Rp190,97M, volume 24 jam Rp91,97M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: SuperRare jauh lebih besar — sekitar 19,3× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 30 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| RARE | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp190,97M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp91,97M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →