Perbedaan SuperRare dan Codatta: SuperRare diperdagangkan di Rp211,47 (kapitalisasi pasar Rp173,78M, volume 24 jam Rp252,12M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp123,68 (kapitalisasi pasar Rp307,65M, volume 24 jam Rp16,33M). Perbedaan utamanya: Codatta lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 2,5B / 10B XNY (25%) milik Codatta. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan Codatta selama 4 Hari.
| RARE | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp173,78M | Rp307,65M |
Volume (24h) | Rp252,12M | Rp16,33M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →