Perbedaan SuperRare dan Nano: SuperRare diperdagangkan di Rp210 (kapitalisasi pasar Rp173,95M, volume 24 jam Rp253,56M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.643 (kapitalisasi pasar Rp898,46M, volume 24 jam Rp2,49M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| RARE | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp173,95M | Rp898,46M |
Volume (24h) | Rp253,56M | Rp2,49M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →