Perbedaan SuperRare dan Xai: SuperRare diperdagangkan di Rp211,75 (kapitalisasi pasar Rp173,29M, volume 24 jam Rp237,97M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp112,21 (kapitalisasi pasar Rp234,3M, volume 24 jam Rp85,64M). Perbedaan utamanya: Xai lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 2,1B / 2,5B XAI (84%) milik Xai. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan Xai selama 57 Hari.
| RARE | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp173,29M | Rp234,3M |
Volume (24h) | Rp237,97M | Rp85,64M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →