Perbedaan SuperRare dan TARS AI: SuperRare diperdagangkan di Rp210,74 (kapitalisasi pasar Rp173,25M, volume 24 jam Rp259,45M), sedangkan TARS AI diperdagangkan di Rp119,53 (kapitalisasi pasar Rp103,43M, volume 24 jam Rp11,52M). Perbedaan utamanya: SuperRare lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 892,2M / 1.000M TAI (90%) milik TARS AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan TARS AI selama 14 Hari.
| RARE | TAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp173,25M | Rp103,43M |
Volume (24h) | Rp259,45M | Rp11,52M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 892,2M / 1.000M TAI (90%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Tars AI adalah salah satu ekosistem fokus AI pertama di blockchain Solana, didukung oleh hibah dari Solana Foundation. Tars AI menyediakan rangkaian alat dan produk AI modular yang dirancang khusus untuk ekosistem Solana, dengan tujuan meningkatkan integrasi teknologi AI dan Web3.
Selengkapnya di halaman TAI →