Perbedaan SuperRare dan Storj: SuperRare diperdagangkan di Rp209,5 (kapitalisasi pasar Rp173,25M, volume 24 jam Rp259,45M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp844,65 (kapitalisasi pasar Rp361,65M, volume 24 jam Rp327,13M). Perbedaan utamanya: Storj jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan Storj terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| RARE | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp173,25M | Rp361,65M |
Volume (24h) | Rp259,45M | Rp327,13M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 32 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →