Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja SuperRare (RARE) vs SKALE (SKL)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan SuperRare dan SKALE: SuperRare diperdagangkan di Rp210,22 (kapitalisasi pasar Rp173,78M, volume 24 jam Rp252,12M), sedangkan SKALE diperdagangkan di Rp60,71 (kapitalisasi pasar Rp375,36M, volume 24 jam Rp64,48M). Perbedaan utamanya: SKALE jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 6,2B / 7B SKL (89%) milik SKALE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan SKALE selama 19 Hari.

RARESKL
Kap. Pasar
Rp173,78MRp375,36M
Volume (24h)
Rp252,12MRp64,48M
Suplai yang Beredar
825,5M / 1B RARE (83%)6,2B / 7B SKL (89%)
Typical Hold Time
32 Hari19 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

RARE
53% Beli47% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 32 Hari
SKL
59% Beli41% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 19 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang SuperRare

SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.

Selengkapnya di halaman RARE

Tentang SKALE

SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.

Selengkapnya di halaman SKL