Perbedaan SuperRare dan MyShell: SuperRare diperdagangkan di Rp225,93 (kapitalisasi pasar Rp185,81M, volume 24 jam Rp906,29M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,63 (kapitalisasi pasar Rp144,09M, volume 24 jam Rp81,1M). Perbedaan utamanya: SuperRare lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 32 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| RARE | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp185,81M | Rp144,09M |
Volume (24h) | Rp906,29M | Rp81,1M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →