Perbedaan SuperRare dan Renzo: SuperRare diperdagangkan di Rp231,16 (kapitalisasi pasar Rp190,97M, volume 24 jam Rp91,97M), sedangkan Renzo diperdagangkan di Rp44 (kapitalisasi pasar Rp377,01M, volume 24 jam Rp95,28M). Perbedaan utamanya: Renzo lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SuperRare 825,5M / 1B RARE (83%) dibanding 8,6B / 10B REZ (86%) milik Renzo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 30 Hari dan Renzo selama 50 Hari.
| RARE | REZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp190,97M | Rp377,01M |
Volume (24h) | Rp91,97M | Rp95,28M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 8,6B / 10B REZ (86%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 50 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Renzo adalah Token Liquid Restaking (LRT) dan Manajer Strategi untuk EigenLayer. Renzo adalah interface untuk ekosistem EigenLayer yang mengamankan Actively Validated Services (AVS) dan menawarkan yield yang lebih tinggi daripada staking ETH. Protokol ini mengabstraksi semua kompleksitas dari pengguna akhir dan memungkinkan kolaborasi yang mudah antara pengguna dan operator node EigenLayer.
Selengkapnya di halaman REZ →