Perbedaan Rain dan Velo: Rain diperdagangkan di Rp217,88 (kapitalisasi pasar Rp157,67T, volume 24 jam Rp678,74M), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp58,09 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp19,2M). Perbedaan utamanya: Rain jauh lebih besar — sekitar 154,6× kapitalisasi pasar Velo, dan suplai beredar Rain 716,6B / 1,1T RAIN (63%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Rain selama 2 Hari dan Velo selama 28 Hari.
| RAIN | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,67T | Rp1,02T |
Volume (24h) | Rp678,74M | Rp19,2M |
Suplai yang Beredar | 716,6B / 1,1T RAIN (63%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 28 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token RAIN saat ini diperdagangkan pada Rp227,384 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Market cap mencapai Rp163,57 triliun dengan 63% token beredar dari total supply 1,1 triliun. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (23,18) yang berpotensi rebound, namun ADX 6 mengindikasikan tren bearish kuat (56,22). Volume trading menunjukkan pertumbuhan signifikan 622% bulanan pada Juli 2026 menurut GlobeNewsWire 30 Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem. Listing di Gate Exchange (GlobeNewsWire 24 Juni 2026) memberikan aksesibilitas lebih luas, namun investor perlu memantau level support kritis di Rp222-224.
VELO saat ini diperdagangkan pada level Rp57.578 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh penjualan pada moving averages. Token ini memiliki market cap Rp1,01T dengan supply yang beredar 74% dari total maksimum 24 juta token. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound, namun momentum jangka pendek masih lemah dengan support kunci di level Rp55.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual yang berkelanjutan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound teknis ada di level support Rp55, namun investor perlu waspada terhadap tren bearish yang masih dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan volatilitas pasar kripto yang ekstrem.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
RAIN adalah token native Rain Protocol, platform pasar prediksi terdesentralisasi di jaringan Arbitrum yang memungkinkan pengguna membuat dan berpartisipasi dalam pasar berdasarkan peristiwa dunia nyata yang dapat diverifikasi. Protokol ini menggunakan automated market maker untuk menentukan harga hasil prediksi. RAIN digunakan untuk mengakses pasar prediksi, mendukung tata kelola protokol melalui Rain DAO, serta memberikan reward kepada pembuat pasar, penyedia likuiditas, dan resolver.
Selengkapnya di halaman RAIN →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →