Perbedaan Rain dan TAC Protocol: Rain diperdagangkan di Rp221,94 (kapitalisasi pasar Rp160,07T, volume 24 jam Rp676,73M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp51,66 (kapitalisasi pasar Rp239,68M, volume 24 jam Rp23,39M). Perbedaan utamanya: Rain jauh lebih besar — sekitar 667,8× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Rain dibatasi (716,6B / 1,1T RAIN (63%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Rain selama 2 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| RAIN | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp160,07T | Rp239,68M |
Volume (24h) | Rp676,73M | Rp23,39M |
Suplai yang Beredar | 716,6B / 1,1T RAIN (63%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 2 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token RAIN saat ini diperdagangkan pada Rp227,384 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Market cap mencapai Rp163,57 triliun dengan 63% token beredar dari total supply 1,1 triliun. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (23,18) yang berpotensi rebound, namun ADX 6 mengindikasikan tren bearish kuat (56,22). Volume trading menunjukkan pertumbuhan signifikan 622% bulanan pada Juli 2026 menurut GlobeNewsWire 30 Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem. Listing di Gate Exchange (GlobeNewsWire 24 Juni 2026) memberikan aksesibilitas lebih luas, namun investor perlu memantau level support kritis di Rp222-224.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp50,595 dengan kapitalisasi pasar Rp235,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini menghadapi tekanan jual dengan support kunci di Rp48–50 dan resistance di Rp52–55. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, namun tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor harus memantau perkembangan protokol dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
RAIN adalah token native Rain Protocol, platform pasar prediksi terdesentralisasi di jaringan Arbitrum yang memungkinkan pengguna membuat dan berpartisipasi dalam pasar berdasarkan peristiwa dunia nyata yang dapat diverifikasi. Protokol ini menggunakan automated market maker untuk menentukan harga hasil prediksi. RAIN digunakan untuk mengakses pasar prediksi, mendukung tata kelola protokol melalui Rain DAO, serta memberikan reward kepada pembuat pasar, penyedia likuiditas, dan resolver.
Selengkapnya di halaman RAIN →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →