Perbedaan Rain dan Subsquid: Rain diperdagangkan di Rp226,66 (kapitalisasi pasar Rp164,66T, volume 24 jam Rp675,44M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp840,94 (kapitalisasi pasar Rp923,94M, volume 24 jam Rp138,14M). Perbedaan utamanya: Rain jauh lebih besar — sekitar 178,2× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Rain 716,6B / 1,1T RAIN (63%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Rain selama 2 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| RAIN | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp164,66T | Rp923,94M |
Volume (24h) | Rp675,44M | Rp138,14M |
Suplai yang Beredar | 716,6B / 1,1T RAIN (63%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
RAIN adalah token native Rain Protocol, platform pasar prediksi terdesentralisasi di jaringan Arbitrum yang memungkinkan pengguna membuat dan berpartisipasi dalam pasar berdasarkan peristiwa dunia nyata yang dapat diverifikasi. Protokol ini menggunakan automated market maker untuk menentukan harga hasil prediksi. RAIN digunakan untuk mengakses pasar prediksi, mendukung tata kelola protokol melalui Rain DAO, serta memberikan reward kepada pembuat pasar, penyedia likuiditas, dan resolver.
Selengkapnya di halaman RAIN →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →