Perbedaan Rain dan Sologenic: Rain diperdagangkan di Rp226,66 (kapitalisasi pasar Rp164,66T, volume 24 jam Rp675,44M), sedangkan Sologenic diperdagangkan di Rp751,86 (kapitalisasi pasar Rp312,64M, volume 24 jam Rp1,6M). Perbedaan utamanya: Rain jauh lebih besar — sekitar 526,7× kapitalisasi pasar Sologenic, dan suplai beredar Rain 716,6B / 1,1T RAIN (63%) dibanding 398,8M / 400M SOLO (100%) milik Sologenic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Rain selama 2 Hari dan Sologenic selama 24 Hari.
| RAIN | SOLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp164,66T | Rp312,64M |
Volume (24h) | Rp675,44M | Rp1,6M |
Suplai yang Beredar | 716,6B / 1,1T RAIN (63%) | 398,8M / 400M SOLO (100%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
RAIN adalah token native Rain Protocol, platform pasar prediksi terdesentralisasi di jaringan Arbitrum yang memungkinkan pengguna membuat dan berpartisipasi dalam pasar berdasarkan peristiwa dunia nyata yang dapat diverifikasi. Protokol ini menggunakan automated market maker untuk menentukan harga hasil prediksi. RAIN digunakan untuk mengakses pasar prediksi, mendukung tata kelola protokol melalui Rain DAO, serta memberikan reward kepada pembuat pasar, penyedia likuiditas, dan resolver.
Selengkapnya di halaman RAIN →Sologenic sedang mengubah lanskap perdagangan aset dengan mengintegrasikan sekuritas tokenisasi, aset crypto, dan NFT. Ekosistem ini didukung oleh dua tim berbeda: Sologenic.org (SOLO Core Team), yang fokus mengembangkan Sologenic sebagai ekosistem terdesentralisasi, dan Sologenic.com, yang bertugas meluncurkan use case penting seperti tokenisasi sekuritas. Pendekatan ganda ini memastikan pertumbuhan ekosistem sekaligus memberikan utilitas nyata bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman SOLO →