Perbedaan Qtum dan Walrus: Qtum diperdagangkan di Rp11.875 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp95,63M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp372,56 (kapitalisasi pasar Rp935,78M, volume 24 jam Rp55,88M). Perbedaan utamanya: Qtum lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Qtum 106,1M / 107,8M QTUM (99%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Qtum selama 69 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| QTUM | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,26T | Rp935,78M |
Volume (24h) | Rp95,63M | Rp55,88M |
Suplai yang Beredar | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 69 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →