Perbedaan Qtum dan USDS: Qtum diperdagangkan di Rp11.930 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp94,79M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.875 (kapitalisasi pasar Rp175,2T, volume 24 jam Rp4,56T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 139× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Qtum selama 69 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| QTUM | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,26T | Rp175,2T |
Volume (24h) | Rp94,79M | Rp4,56T |
Suplai yang Beredar | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 69 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →