Perbedaan QuarkChain dan Raydium: QuarkChain diperdagangkan di Rp35,31 (kapitalisasi pasar Rp255,17M, volume 24 jam Rp12,42M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp232,09M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 13,2× kapitalisasi pasar QuarkChain, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan QuarkChain terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan QuarkChain selama 32 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| QKC | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,17M | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp12,42M | Rp232,09M |
Suplai yang Beredar | 7,3B QKC | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Jaringan QuarkChain adalah arsitektur blockchain terbuka yang bertujuan untuk memenuhi standar komersial global. Jaringan ini menyediakan solusi blockchain yang aman, terdesentralisasi, dan skalabel untuk mencapai lebih dari 100.000 TPS on-chain.
Selengkapnya di halaman QKC →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →