Perbedaan BENQI dan Walrus: BENQI diperdagangkan di Rp20,4 (kapitalisasi pasar Rp148,75M, volume 24 jam Rp26,05M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp561,19 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 9,3× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar BENQI 7,2B / 7,2B QI (100%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BENQI selama 48 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| QI | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,75M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp26,05M | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 7,2B / 7,2B QI (100%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →