Perbedaan BENQI dan Unibase: BENQI diperdagangkan di Rp20,4 (kapitalisasi pasar Rp148,75M, volume 24 jam Rp26,05M), sedangkan Unibase diperdagangkan di Rp1.528 (kapitalisasi pasar Rp3,76T, volume 24 jam Rp5,72T). Perbedaan utamanya: Unibase jauh lebih besar — sekitar 25,3× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar BENQI 7,2B / 7,2B QI (100%) dibanding 2,5B / 10B UB (25%) milik Unibase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BENQI selama 48 Hari dan Unibase selama 2 Hari.
| QI | UB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,75M | Rp3,76T |
Volume (24h) | Rp26,05M | Rp5,72T |
Suplai yang Beredar | 7,2B / 7,2B QI (100%) | 2,5B / 10B UB (25%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 2 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Token UB saat ini diperdagangkan pada Rp1.398 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Kapitalisasi pasar mencapai Rp3,47 triliun dengan sirkulasi token 25% dari total supply. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp1.130, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang masih berhati-hati.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →Unibase adalah protokol infrastruktur AI terdesentralisasi yang memberikan AI agent memori persisten, interoperabilitas, dan kemampuan untuk berkembang secara mandiri. Protokol ini mengatasi keterbatasan stateless dan silo data melalui layer memori terdesentralisasi yang menggabungkan penyimpanan terverifikasi, komunikasi antar-agent, dan ketersediaan data berkecepatan tinggi. UB digunakan untuk biaya protokol, tata kelola, staking, serta reward berbasis kontribusi pengetahuan.
Selengkapnya di halaman UB →