Perbedaan BENQI dan SubQuery Network: BENQI diperdagangkan di Rp23,52 (kapitalisasi pasar Rp168,87M, volume 24 jam Rp9,18M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: BENQI jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai BENQI dibatasi (7,2B / 7,2B QI (100%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BENQI selama 48 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| QI | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp168,87M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp9,18M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 7,2B / 7,2B QI (100%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 48 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →