Perbedaan BENQI dan MyShell: BENQI diperdagangkan di Rp24,02 (kapitalisasi pasar Rp172,77M, volume 24 jam Rp10,34M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,61 (kapitalisasi pasar Rp144,15M, volume 24 jam Rp79,99M). Perbedaan utamanya: BENQI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar BENQI 7,2B / 7,2B QI (100%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BENQI selama 48 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| QI | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,77M | Rp144,15M |
Volume (24h) | Rp10,34M | Rp79,99M |
Suplai yang Beredar | 7,2B / 7,2B QI (100%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →