Perbedaan BENQI dan Stader: BENQI diperdagangkan di Rp23,86 (kapitalisasi pasar Rp171,47M, volume 24 jam Rp10,03M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp129,99M, volume 24 jam Rp12,1M). Perbedaan utamanya: BENQI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar BENQI 7,2B / 7,2B QI (100%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BENQI selama 48 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| QI | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp171,47M | Rp129,99M |
Volume (24h) | Rp10,03M | Rp12,1M |
Suplai yang Beredar | 7,2B / 7,2B QI (100%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →