Perbedaan Quack AI dan Plasma: Quack AI diperdagangkan di Rp339,88 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp67,65M), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.658 (kapitalisasi pasar Rp4,29T, volume 24 jam Rp1,12T). Perbedaan utamanya: Plasma jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Quack AI, dan suplai Quack AI dibatasi (4,2B / 10B Q (43%)), sedangkan Plasma terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Quack AI selama 3 Hari dan Plasma selama 25 Hari.
| Q | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,43T | Rp4,29T |
Volume (24h) | Rp67,65M | Rp1,12T |
Suplai yang Beredar | 4,2B / 10B Q (43%) | 2,6B XPL |
Typical Hold Time | 3 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →