Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Waran Seri I Pyridam Farma Tbk. (PYFA-W) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Waran Seri I Pyridam Farma Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Waran Seri I Pyridam Farma Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Waran Seri I Pyridam Farma Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 10,7 M, volume 24 jam 100), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.540 (kapitalisasi pasar 13,91 T, volume 24 jam 186,7 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 1300× kapitalisasi pasar Waran Seri I Pyridam Farma Tbk., dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (186,7 rb vs 100). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PYFA-WRLCO
Kapitalisasi Pasar
10,7 M13,91 T
Volume
100186,7 rb
Lot
11,87 rb
Perputaran
6,1 rb861,62 jt
Harga Rata-rata
614.614,97
Nilai Transaksi
6,1 rb861,62 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.460
Volume Ekuilibrium Indikatif
35

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RLCO
Lihat detail

Tentang Waran Seri I Pyridam Farma Tbk.

PT. Pyridam Farma Tbk. Founded in Jakarta based on Limited Company Act on November 27th 1976 and start the commercial operation since 1978 which conduct in pharmaceutical business.On its first establishmnent, the corporate produce & distribute medicine products for livestock & pet.. Since 1985 the corporate develop pharmacy division which emphasize produce and distribute health product for human and for livestock held by veterinary division.

Selengkapnya di halaman PYFA-W

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO