Perbedaan PumpBTC dan Swell Network: PumpBTC diperdagangkan di Rp179,87 (kapitalisasi pasar Rp83,47M, volume 24 jam Rp52,71M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,1 (kapitalisasi pasar Rp57,58M, volume 24 jam Rp24,86M). Perbedaan utamanya: PumpBTC lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar PumpBTC 518,1M / 1B PUMPBTC (52%) dibanding 5,2B / 10B SWELL (52%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan PumpBTC selama 20 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| PUMPBTC | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,47M | Rp57,58M |
Volume (24h) | Rp52,71M | Rp24,86M |
Suplai yang Beredar | 518,1M / 1B PUMPBTC (52%) | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 22 Hari |
PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →