Perbedaan PumpBTC dan SuperVerse: PumpBTC diperdagangkan di Rp172,87 (kapitalisasi pasar Rp87,97M, volume 24 jam Rp47,41M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.561 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 11,3× kapitalisasi pasar PumpBTC, dan suplai beredar PumpBTC 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan PumpBTC selama 18 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| PUMPBTC | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp87,97M | Rp996,13M |
Volume (24h) | Rp47,41M | Rp64,19M |
Suplai yang Beredar | 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →