Perbedaan Puffer dan TokenFi: Puffer diperdagangkan di Rp244,9 (kapitalisasi pasar Rp124,23M, volume 24 jam Rp48,63M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp39,93 (kapitalisasi pasar Rp39,92M, volume 24 jam Rp127,68M). Perbedaan utamanya: Puffer jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai beredar Puffer 506,6M / 1B PUFFER (51%) dibanding 1B / 10B TOKEN (11%) milik TokenFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Puffer selama 11 Hari dan TokenFi selama 10 Hari.
| PUFFER | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp124,23M | Rp39,92M |
Volume (24h) | Rp48,63M | Rp127,68M |
Suplai yang Beredar | 506,6M / 1B PUFFER (51%) | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →