Perbedaan Paris Saint-Germain Fan Token dan Thena: Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp9.624 (kapitalisasi pasar Rp157,1M, volume 24 jam Rp180,87M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.017 (kapitalisasi pasar Rp135,35M, volume 24 jam Rp117,06M). Perbedaan utamanya: Paris Saint-Germain Fan Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Paris Saint-Germain Fan Token 16,3M / 19,9M PSG (83%) dibanding 133,3M / 326,1M THE (41%) milik Thena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Paris Saint-Germain Fan Token selama 43 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| PSG | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,1M | Rp135,35M |
Volume (24h) | Rp180,87M | Rp117,06M |
Suplai yang Beredar | 16,3M / 19,9M PSG (83%) | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →