Perbedaan Paris Saint-Germain Fan Token dan Starknet: Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp9.624 (kapitalisasi pasar Rp157,1M, volume 24 jam Rp179M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp524,34 (kapitalisasi pasar Rp3,45T, volume 24 jam Rp434,25M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 22× kapitalisasi pasar Paris Saint-Germain Fan Token, dan suplai Paris Saint-Germain Fan Token dibatasi (16,3M / 19,9M PSG (83%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Paris Saint-Germain Fan Token selama 43 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| PSG | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,1M | Rp3,45T |
Volume (24h) | Rp179M | Rp434,25M |
Suplai yang Beredar | 16,3M / 19,9M PSG (83%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 43 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →