Perbedaan Paris Saint-Germain Fan Token dan Stader: Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp8.787 (kapitalisasi pasar Rp147,25M, volume 24 jam Rp74,15M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp129,44M, volume 24 jam Rp12,11M). Perbedaan utamanya: Paris Saint-Germain Fan Token dan Stader berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Paris Saint-Germain Fan Token 16,8M / 19,9M PSG (85%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Paris Saint-Germain Fan Token selama 44 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| PSG | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp147,25M | Rp129,44M |
Volume (24h) | Rp74,15M | Rp12,11M |
Suplai yang Beredar | 16,8M / 19,9M PSG (85%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 13 Hari |
PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →