Perbedaan Prom dan LayerZero: Prom diperdagangkan di Rp49.080 (kapitalisasi pasar Rp882,81M, volume 24 jam Rp811,01M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.209 (kapitalisasi pasar Rp5,17T, volume 24 jam Rp307,68M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Prom, dan suplai beredar Prom 18,3M / 19,3M PROM (95%) dibanding 364M / 1B ZRO (37%) milik LayerZero. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Prom selama 20 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| PROM | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp882,81M | Rp5,17T |
Volume (24h) | Rp811,01M | Rp307,68M |
Suplai yang Beredar | 18,3M / 19,3M PROM (95%) | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Prom adalah marketplace & rental NFT gaming. Sepenuhnya terdesentralisasi, rahasia, dan aman, platform ini memenuhi kebutuhan para pemain, penggemar metaverse, pemilik NFT, guild, dan game. Singkatnya, proyek ini bertujuan untuk menetapkan masa depan yang baik untuk seluruh industri gaming.
Selengkapnya di halaman PROM →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →