Perbedaan Prom dan Slash Vision Labs: Prom diperdagangkan di Rp46.392 (kapitalisasi pasar Rp838,75M, volume 24 jam Rp764,44M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp58,93 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,31M). Perbedaan utamanya: suplai Prom dibatasi (18,3M / 19,3M PROM (95%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Prom lebih aktif diperdagangkan (Rp764,44M vs Rp2,31M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Prom selama 20 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| PROM | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp838,75M | -- |
Volume (24h) | Rp764,44M | Rp2,31M |
Suplai yang Beredar | 18,3M / 19,3M PROM (95%) | -- |
Typical Hold Time | 20 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Prom adalah marketplace & rental NFT gaming. Sepenuhnya terdesentralisasi, rahasia, dan aman, platform ini memenuhi kebutuhan para pemain, penggemar metaverse, pemilik NFT, guild, dan game. Singkatnya, proyek ini bertujuan untuk menetapkan masa depan yang baik untuk seluruh industri gaming.
Selengkapnya di halaman PROM →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →