Perbedaan Prom dan SubQuery Network: Prom diperdagangkan di Rp46.535 (kapitalisasi pasar Rp838,75M, volume 24 jam Rp764,44M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: Prom jauh lebih besar — sekitar 25,5× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai Prom dibatasi (18,3M / 19,3M PROM (95%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Prom selama 20 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| PROM | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp838,75M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp764,44M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 18,3M / 19,3M PROM (95%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 20 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Prom adalah marketplace & rental NFT gaming. Sepenuhnya terdesentralisasi, rahasia, dan aman, platform ini memenuhi kebutuhan para pemain, penggemar metaverse, pemilik NFT, guild, dan game. Singkatnya, proyek ini bertujuan untuk menetapkan masa depan yang baik untuk seluruh industri gaming.
Selengkapnya di halaman PROM →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →