Perbedaan Propy dan Raydium: Propy diperdagangkan di Rp6.074 (kapitalisasi pasar Rp603,34M, volume 24 jam Rp16,79M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.395 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp117,19M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Propy, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Propy selama 7 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| PRO | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp603,34M | Rp3,04T |
Volume (24h) | Rp16,79M | Rp117,19M |
Suplai yang Beredar | 100M PRO | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →