Perbedaan Parcl dan Raydium: Parcl diperdagangkan di Rp91,49 (kapitalisasi pasar Rp37,35M, volume 24 jam Rp3,27M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.395 (kapitalisasi pasar Rp3,06T, volume 24 jam Rp117,56M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 81,9× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar Parcl 412,3M / 1B PRCL (42%) dibanding 269,5M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Parcl selama 16 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| PRCL | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp37,35M | Rp3,06T |
Volume (24h) | Rp3,27M | Rp117,56M |
Suplai yang Beredar | 412,3M / 1B PRCL (42%) | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →