Perbedaan Ponke dan Yield Basis: Ponke diperdagangkan di Rp258,55 (kapitalisasi pasar Rp160,35M, volume 24 jam Rp28,06M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.420 (kapitalisasi pasar Rp223,21M, volume 24 jam Rp49,01M). Perbedaan utamanya: Yield Basis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Ponke 555,5M / 555,6M PONKE (100%) dibanding 157,4M / 1B YB (16%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ponke selama 12 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| PONKE | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp160,35M | Rp223,21M |
Volume (24h) | Rp28,06M | Rp49,01M |
Suplai yang Beredar | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) | 157,4M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 6 Hari |
PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →