Perbedaan Marlin dan Tether USDT: Marlin diperdagangkan di Rp14,6 (kapitalisasi pasar Rp151,7M, volume 24 jam Rp47,86M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.858 (kapitalisasi pasar Rp3.270,36T, volume 24 jam Rp716,51T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 21558,1× kapitalisasi pasar Marlin, dan suplai beredar Marlin 8,2B POND dibanding 183,2B USDT milik Tether USDT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Marlin selama 34 Hari dan Tether USDT selama 84 Hari.
| POND | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,7M | Rp3.270,36T |
Volume (24h) | Rp47,86M | Rp716,51T |
Suplai yang Beredar | 8,2B POND | 183,2B USDT |
Typical Hold Time | 34 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
POND adalah token Ethereum yang memberdayakan Marlin, sebuah protokol terbuka yang menyediakan infrastruktur jaringan DeFi dan web3 yang dapat diprogram dengan performa tinggi. POND dapat digunakan untuk mendelegasikan ke node Marlin dan sebagai imbalan untuk mengoperasikan jaringan relay dengan benar.
Selengkapnya di halaman POND →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →