Perbedaan Polymesh dan Zora: Polymesh diperdagangkan di Rp655,63 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp126,88 (kapitalisasi pasar Rp580,13M, volume 24 jam Rp318,52M). Perbedaan utamanya: Polymesh lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Zora dibatasi (4,5B / 10B ZORA (45%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Zora selama 13 Hari.
| POLYX | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp580,13M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp318,52M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →