Perbedaan Polymesh dan Yield Guild Games: Polymesh diperdagangkan di Rp655,63 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Yield Guild Games diperdagangkan di Rp400,94 (kapitalisasi pasar Rp372,21M, volume 24 jam Rp76,01M). Perbedaan utamanya: Polymesh lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Yield Guild Games dibatasi (933M / 1B YGG (94%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Yield Guild Games selama 47 Hari.
| POLYX | YGG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp372,21M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp76,01M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 933M / 1B YGG (94%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Yield Guild Games adalah organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang berinvestasi di NFT dunia virtual. Pendapatan utama DAO ini berasal dari leverage aset NFT milik YGG melalui skema sewa di mana para anggota menggunakan aset sebagai in-game reward yang langsung masuk ke YGG. Game ini juga memiliki fitur play-to-earn, di mana pengguna menerima native token untuk aktivitas dalam game.
Selengkapnya di halaman YGG →