Perbedaan Polymesh dan Xai: Polymesh diperdagangkan di Rp653,75 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp126,41 (kapitalisasi pasar Rp262,84M, volume 24 jam Rp61,59M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Xai, dan suplai Xai dibatasi (2,1B / 2,5B XAI (84%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Xai selama 55 Hari.
| POLYX | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp262,84M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp61,59M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →