Perbedaan Polymesh dan Waves: Polymesh diperdagangkan di Rp541,23 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Waves diperdagangkan di Rp3.554 (kapitalisasi pasar Rp542,7M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: Polymesh lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Polymesh 1,1B POLYX dibanding 133,5M WAVES milik Waves. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Waves selama 74 Hari.
| POLYX | WAVES | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp542,7M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 133,5M WAVES |
Typical Hold Time | 20 Hari | 74 Hari |
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Waves adalah platform blockchain serbaguna yang mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApp) dan smart contract. Diluncurkan pada Juni 2016 setelah salah satu ICO pertama, Waves dirancang untuk meningkatkan kecepatan, utilitas, dan kemudahan penggunaan dibanding platform sebelumnya. Token asli WAVES digunakan untuk pembayaran, termasuk reward blok, dengan pasokan tanpa batas.
Selengkapnya di halaman WAVES →