Perbedaan Polymesh dan Wormhole: Polymesh diperdagangkan di Rp655,6 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Wormhole diperdagangkan di Rp173,9 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp1,71T). Perbedaan utamanya: Wormhole lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Wormhole dibatasi (6,2B / 10B W (62%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Wormhole selama 53 Hari.
| POLYX | W | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp1,71T |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 6,2B / 10B W (62%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Wormhole adalah platform interoperabilitas terkemuka yang memungkinkan aplikasi multichain dan bridge skala besar. Wormhole memberikan akses kepada developer untuk likuiditas dan pengguna di lebih dari 30 jaringan blockchain terkemuka, memungkinkan use case yang meliputi DeFi, NFT, tata kelola, dan masih banyak lagi.
Selengkapnya di halaman W →