Perbedaan Polymesh dan VeThor Token: Polymesh diperdagangkan di Rp655,44 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp6,75 (kapitalisasi pasar Rp684,05M, volume 24 jam Rp22,36M). Perbedaan utamanya: Polymesh dan VeThor Token berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Polymesh 1,1B POLYX dibanding 101,5B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan VeThor Token selama 40 Hari.
| POLYX | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp684,05M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp22,36M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 101,5B VTHO |
Typical Hold Time | 20 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →