Perbedaan Polymesh dan Threshold: Polymesh diperdagangkan di Rp655,6 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp72,59 (kapitalisasi pasar Rp806,51M, volume 24 jam Rp361,14M). Perbedaan utamanya: Threshold lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Threshold dibatasi (11,2B / 11,2B T (100%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Threshold selama 23 Hari.
| POLYX | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp806,51M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp361,14M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →