Perbedaan Polymesh dan Space and Time: Polymesh diperdagangkan di Rp655,6 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Space and Time diperdagangkan di Rp155,66 (kapitalisasi pasar Rp218,21M, volume 24 jam Rp2,72T). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Space and Time, dan suplai Space and Time dibatasi (1,4B / 5B SXT (29%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Space and Time selama 17 Hari.
| POLYX | SXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp218,21M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp2,72T |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 1,4B / 5B SXT (29%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Space and Time adalah blockchain yang didukung oleh Microsoft dan dirancang khusus untuk data berbukti ZK (ZK-proven data). Dengan mengandalkan Proof of SQL, sebuah koprosesor ZK berkecepatan sub-detik, Space and Time memungkinkan smart contract, agen AI, dan aplikasi onchain untuk melakukan query terhadap data onchain maupun offchain dalam skala besar—serta memverifikasi hasilnya melalui bukti kriptografi. Hal ini menghadirkan akses data yang aman, efisien, dan tanpa perlu kepercayaan di ekosistem terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman SXT →