Perbedaan Polymesh dan SuperVerse: Polymesh diperdagangkan di Rp535,77 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.525 (kapitalisasi pasar Rp973,82M, volume 24 jam Rp46,47M). Perbedaan utamanya: SuperVerse lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SuperVerse dibatasi (640,2M / 1.000M SUPER (65%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan SuperVerse selama 28 Hari.
| POLYX | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp973,82M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp46,47M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →